7 Desain Pagar Rumah Minimalis yang Bisa Digunakan

Tidak lengkap rasanya bila rumah minimalis Anda tidak difasilitasi dengan pagar rumah untuk mempercantik dan memperindah tampilan exterior rumah Anda. Istilah minimalis untuk pagar Anda bukan berarti model yang itu-itu saja, melainkan tidak ada batasan bentuk dan bahan untuk memaksimalkan fungsi pagar agar pemanfaatannya optimal. Yang penting setiap elemen seperti model desain rumah, cat warna rumah dan pagar rumah minimalis harus berfungsi dan menyatu dengan maksimal. Berikut beberapa desain pagar rumah minimalis yang bisa dijadikan referensi untuk hunian Anda.

 

  • Dominasi garis 

 

Konsep minimalis bisa ditunjukkan dengan kesederhanaan garis sebagai elemen dasar yang dapat memberikan sentuhan minimalis yang sederhana, namun tetap elegan untuk pagar rumah Anda. Tidak hanya berfungsi sebagai pengaman, pagar rumah minimalis juga mempertegas fasade rumah. Dominasi garis menjadi satu kesatuan dengan fasade rumah, mempertegas, dan menyeimbangkannya.

 

  • Sesuaikan dengan tampilan eksterior rumah

 

Pagar rumah dapat dijadikan aksen untuk tampilan eksterior rumah minimalis yang memang konsep dasarnya adalah memanfaatkan bentuk-bentuk geometri yang lebih sederhana namun menawan. Rumah minimalis dengan atap yang cenderung datar dan mendominasi garis horizontal akan seimbang dengan pagar rumah dengan dominasi garis vertikal. Selain itu, pagar bisa menjadi aksen di tengah-tengah dominasi kepolosan dinding, dan memposisikan fungsi pagar sebagai akses masuk utama.

 

  • Menyatu dengan seluruh bangunan

 

Tidak hanya menjadi aksen pada posisi tertentu saja, tapi pagar minimalis dapat menjadi keseluruhan fasade bangunan. Multi-fungsi sebagai akses masuk utama, sebagai pengaman, sekaligus mempertegas langgam minimalis pada keseluruhan bangunan. Ini berarti, sejak awal perencanaan, konsep dan langgam minimalis sudah sangat jelas sehingga arsitek mengikutsertakan konsep minimalis dalam keseluruhan bangunan.

 

  • Gunakan warna alami 

 

Rumah minimalis pada umumnya menerapkan konsep rumah dengan palet warna monokrom. Agar serasi dengan warna pagar rumah minimalis, Anda bisa mengaplikasikan warna-warna alami, seperti putih, abu-abu, hitam, dan coklat. Hal ini akan memperkuat kesan minimalis yang simple dan menyatu dengan alam. Warna hitam dan coklat ditujukan untuk memberi kesan kuat dan menjadi fondasi yang menunjukkan bangunan kokoh. Sedangkan, warna putih dan abu-abu biasa digunakan untuk mengesankan bangunan yang ringan.

 

  • Tinggi pagar

 

Tinggi pagar minimalis tentu saja harus disesuaikan dengan aturan pemerintah setempat, fungsi, dan keindahan arsitektural. Komposisi luas bidang pagar harus seimbang dengan bidang eksterior bangunan. Pada umumnya, ukuran pagar yang ideal adalah antara 1.2 hingga 1.5 meter. Namun disesuaikan dengan ukuran rumah itu sendiri. Dengan memilih pagar yang tinggi rumah akan memberi kenyamanan visual untuk dipandang.

 

  • Bahan yang digunakan

 

Dalam mendesain dan membuat sebuah pagar, tidak ada batasan bahan yang harus dipakai. Pada umumnya bahan yang digunakan untuk menampilkan konsep minimalis yaitu perpaduan antara besi, tembok beton cetak, tembok acian, dan papan kayu. Jika ingin menambah kesan yang alami, Anda juga bisa memadukan tembok pagar minimalis dengan tanaman yang minimalis, seperti bambu jepang, bambu kuning, atau Golden moneywort. Jika rumah Anda berada di tikungan, sebaiknya gunakan material dan desain yang peduli lingkungan seperti kaca buram atau polycarbonate, yang memiliki efek translucent yang tembus cahaya namun tidak transparan, hal ini akan memudahkan pandangan kendaraan yang akan berbelok.

 

  • Perpaduan gaya minimalis dan rustik

 

Anda juga bisa memadukan berbagai gaya arsitektur pada pagar rumah minimalis Anda. Gaya arsitektur yang semakin hari semakin beragam, semakin membuka kreativitas para arsitek untuk memperkaya desain arsitektural. Minimalis yang terkesan lebih modern, ternyata bisa dipadukan dengan gaya rustik yang terkesan lebih kuno. Pagar tembok dari batu alam dan pintu pagar minimalis dari papan kayu, keduanya bisa berpadu apik karena sama-sama menekankan kesederhanaan dan kealamian.

Itulah beberapa desain pagar rumah minimalis yang bisa dijadikan referensi untuk Anda dalam memilih pagar yang tepat untuk hunian tempat tinggal Anda. Dengan memanfaatkan fungsi pagar yang optimal sesuai dengan kebutuhan Anda, rumah akan terlihat indah dan menawan. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *